Sajak: Penjelajah Peradaban
Karya: Heru Prasetio
Nikmat, Anugerah, Jejak, Tapak
Semua tersurat dalam Kalimat-Nya
***
Ayo, Langkahkan terus wahai kakimu!
Dialah yang menjadikan bumi
Untuk kami yang mudah dijelajahi
Melintasi tanah 7 Benua
Mengarungi air 7 Samudera
Terbang menembus 7 lapis Langit
Tubuh gemetar seketika
Menengok seni indah Cipta Kuasa
Maka berjalanlah dari segala penjurunya
***
Ayo, Kembangkanlah sayap wanderlustmu!
Dialah yang menjadikan bumi
Untuk kami yang mudah dijelajahi
Merasakan sejuknya Pegunungan Alpen
Tersenyum mengigil dinginnya Antartika
Bermandikan matahari Hawai dan Bali
Menyelami berlian perairan Raja Ampat
Panas menyengat Gurun Sahara tak jadi kendala
Mulut bertasbih gerak terkombinasi
Alam terkembang hamba berdatangan
Dan Makanlah sebagian dari Rezeki-nya
***
Ayo, cengkram kuat wahai tanganmu!
Dialah yang menjadikan bumi
Untuk kami yang mudah dijelajahi
Hilangnya Atlantis penuh misteri
Bahaya bergetar Bermuda Segitiga
Hancurnya peradaban kota lampau
Bangunan kuno meronta memanggil
Mencekik daya pikat pengembaraan
Tak akan berhenti mengeksplore diri
Mengangumi ayat yang tersirat
Dan orang-orang yang berjalan di muka bumi
Mencari sebagian Karunia-Nya
Jangan berhenti sampai detik tak berdetak
***
Penjelajah peradaban lahir
Penjelajah peradaban hidup
Penjelajah peradaban menjelajah
Penjelajah peradaban beribadah
Penjelajah peradaban merajalela
Dan Akhirnya,
Penjelajah peradaban mati
Dan hanya kepada-Nyalah kamu (kembali setelah) dibangkitkan